Pencegahan Demam Berdarah dengan Fogging

Kabar Desa Terlangu – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Kabupaten Brebes semakin merebak. Dalam kurun waktu sebulan belakangan, penderita DBD mencapai 127 orang dengan korban meninggal dunia sebanyak 9 orang.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes menyebutkan, rata-rata paling banyak penderita dan yang meninggal dunia akibat DBD anak-anak usia 15 tahun ke bawah. Untuk itu, Dinkes setempat melalui 17 Puskesmas terus bergerak aktif mengurangi penularan penyakit melakukan fogging focus (pengasapan). Kali ini, sasaran di fasilitas pendidikan.

“Kami terus bergerak aktif. 76 sanitarian dan petugas DBD di seluruh puskesmas turun ke lapangan melakukan pencegahan DBD. Termasuk fogging focus ke sekolah-sekolah dan rumah warga di wilayah masing-masing,” Senin 11 Februari 2019.

Di sisi lain, upaya pencegahan dengan melakukan fogging tersebut dilakukan lantaran selama ini berdasarkan hasil survei, banyak siswa terkena DBD. “Upaya foging ini diharapkan dapat mengurangi penyebaran atau memutus rantai penularan nyamuk Aedes Aegepty,”

Sementara itu, Kepala Desa terlangu, Slamet Budi Raharjo,S.IP mengatakan bahwa peran masyarakat sangatlah penting untuk ikut serta dalam pencegahan berkembangnya nyamuk Aedes Aegepty yaitu dimulai dari lingkungan rumah sendiri dengan cara 3M (Menguras bak mandi,Menutup penampungan air,Mengubur barang bekas) “Karena nyamuk yang menyebabkan DBD sangat aktif di jam sekolah, makanya kita upayakan pencegahanya dengan foging,” pungkasnya.WhatsApp Image 2019-02-19 at 09.12.09 WhatsApp Image 2019-02-19 at 09.12.10